Monday, February 6, 2012

Menghargai Karya Anak



Teacher mengajak anak-anak untuk menggambar dan membuat cerita bersama. Salah satu anak mengatakan, ‘aku mau gambar snake’. Teacher mengatakan, ‘boleh, gambar snake.’ Sekelompok anak ikut menggambar snake. Seorang anak lainnya mengatakan bahwa ia mau menggambar ‘butterfly’, dan sekelompok lainnya ikut menggambar butterfly. Selama beberapa saat, anak-anak terlihat asyik mewarnai dengan krayon. ‘Kak, aku selesai’, seru Gian.

Teacher : Gambar apa, Gian?

Gian: Ini snake

Teacher: Lagi apa ‘snake’nya?

Gian: lagi cari makan

Teacher: Panji gambar apa?

Panji: Ini bandara…ini mataharinya

Teacher: O, siapa yang di bandara?

Panji: snake

Zilla: Kak, ini mama snake dan baby snake lagi makan apel

Rayya: Kak, aku gambar butterfly (Di gambar Rayya terlihat sebuah kupu dengan warna ceria, ada matahari kuning, ada bunga, ada awan biru, dan sebuah rumah)

Demikian juga gambar Sisi dan Athira.

Teacher: sedang apa butterflynya?

Anak-anak: Lagi cari makan di bunga

Teacher: Nabil, gambar apa?

Nabil ( dengan nada tingginya yang khas): Ini itu yang kuning..itu Kak!

Teacher: O, bee zzzzzzzzzzzzzz………yang ini rumah siapa?(tampak rumahkecil di samping)

Nabil: Iya…betul, bee, ini rumah mama..

Teacher: Beenya mau apa di rumah mama?

Nabil: mau cari makan, Kak.

Rean menggambar 2 ekor ‘spider’ kuning bergantungan, menghampiri lalat di jaring. Reihan menggambar ‘cat’.

Teacher: Sekarang kita mau buat cerita bersama. Ini ada snake, ada butterfly, ada bee, ada spider, ada cat. Semuanya lapar dan cari makan -‘very hungry animals’. Kita mulai dengan judulnya dulu. Apa ya judulnya?

Zila: ‘hungry animals’ aja, Kak…. Demikian seterusnya teacher membimbing anak-anak untuk membuat sebuah alur cerita yang cukup ‘nyambung’ dari satu gambar ke gambar yang lain. Anak-anak pun dengan bangga menempelkan nama mereka sebagai penulis.

No comments: