Thursday, September 22, 2011

Dampak Lomba pada Anak


Sebagai wujud partisipasi Saraswati pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Diknas, Senin lalu anak-anak TK diikutsertakan pada Lomba Menggambar sekecamatan Kebun Jeruk. Keesokan harinya, saat anak-anak TK sedang snack time, teacher membawa kedua piala tersebut ke kelas. Semuanya langsung berlarian dan dengan antusias mengatakan, ‘Aku menang, aku menang’. ‘Iya, benar semuanya menang dapat piala ini…kita simpan di sekolah ya’ teacher katakan pada mereka. Hadiah uang untuk pemenang pun langsung diserahkan ke orangtua masing-masing. 

Memang senang sekali saat diumumkan bahwa 2 anak dari Saraswati terpilih sebagai juara lomba karena nama Saraswati pun terangkat di kalangan Diknas wilayah Kebun Jeruk. Tetapi tidak lepas dari kenyataan bahwa hanya 2 anak yang terpilih sedangkan lainnya tidak mendapatkan piala atau hadiah!

Inilah salah satu hal yang membuat kami enggan mengikutsertakan anak-anak pada lomba-lomba yang diadakan diluar Saraswati. Di satu pihak memang baik untuk mengekspos anak-anak pada suasana kompetitif di dunia luar karena itu yang akan mereka hadapi nantinya. Tetapi jika terlalu sering akan berdampak negatif pada mereka yang tidak terpilih sebagai juara. 

Di Saraswati, kami berpendapat bahwa pada usia PG dan TK, anak-anak masih dalam proses mengembangkan harga dirinya.  Maka untuk lomba-lomba yang diadakan oleh Saraswati, setiap anak mendapatkan hadiah yang sama sehingga tidak ada satu anak pun yang merasa bahwa ia kurang dari temannya!

Berikut kutipan pendapat mommies dari artikel ‘Dampak lomba untuk anak’ website We R Mommies (http://wrm-indonesia.org/content/view/556/58/)

“Kalau di Jepang, sampai usia SD kelas 2 dan 3, tidak diadakan perlombaan yang menunjukkan keunggulan seseorang. Bahkan sampai tingkat TK, tidak ada perlombaan yang juaranya 1,2,3..yang ada hanya kompetisi beregu…pola kerjasama berregu benar-benar ditonjolkan, keunggulan individu tidak terlihat”

“….dibuat lomba dengan kategori yang banyak supaya semuanya dapat hadiah, contohnya: lomba nyanyi terbaik, kostum terbaik, gaya terbaik, senyum terbaik, dsb…”

No comments: