Sunday, March 18, 2012

Kunjungan ke Taman Mini





Dalam rangka tema our culture, Saraswati melakukan kunjungan ke TMII.


Pagi hari, anak-anak sudah berkumpul di sekolah, mereka terlihat antusias….tepat jam 8 pagi, anak-anak sudah siap didalam bis untuk segera berangkat ke TMII, tapi ternyata dijalan macet lho. Ditengah kemacetan anak-anak tetap ceria dan sibuk memberikan komentar pada apa yang mereka lihat.

Disekitar tomang saat macet, Abimanyu menunjuk ke sebuah mobil suzuki warna merah.

Abimanyu (Abi) : itu ada mobil laundry

Ternyata menurut bunda Abi, kalau didekat rumah, laundry keliling menggunakan mobil itu.


Akhirnya tiba juga di TMII, setelah membayar tiket masuk, bis langsung berkeliling untuk melihat anjungan provinsi yang ada di TMII. Perhentian pertama di anjungan Jogjakarta. Disini anak-anak melihat secara langsung kerajinan khas Jogja. Anak-anak juga mendapatkan kesempatan untuk bergaya layaknya pemain gamelan lho!

Rayya: didalam istananya ada pangeran dan putrinya terus putrinya di gendong lho.

Raia: Iya, ada tempat tidur rajanya juga kak.

Timi: aku lihat ada patung besar dan hitam, perutnya gendut kak…

Ekal: kak kulitnya dari kulit apa?(sambil menunjuk wayang kulit)

Teacher: kulit sapi, Ekal.

Ekal: haah…besar dong.


Setelah dari anjungan jogja, kita lanjut ke anjungan Papua. Disana anak-anak melihat dari dekat berbagai kerajinan khas suku-suku asli Papua dan juga melihat rumah khas Papua.

Zila:aku takut waktu dirumah Papua kak.

Teacher: kenapa, Zil?

Zila: karena aku takut patungnya hidup,hiiii…..

Timi: Aku juga punya patung burung cendrawasi dirumah kak..

Setelah makan siang,,,saatnya untuk pulang. Anak-anak tertidur lelap didalam bis.


Di Saraswati, kunjungan yang relevan dengan topik kelas kami lakukan 2 sampai 3 kali per semester. Saraswati memang sering sekali jalan-jalannya. Dengan memberikan anak-anak pengalaman langsung saat pembahasan topik, makna topik jadi semakin mengena atau lebih bisa dipahami oleh anak-anak dan proses belajar pun menjadi sangat menyenangkan bagi anak-anak.

No comments: