Wednesday, October 6, 2010
Saraswati Preschool: Daydreaming (alias bengong)
http://www.psychologytoday.com/blog/the-power-daydreaming/200910/how-daydreaming-helps-children-process-information-and-explore-ide
Daydreaming (alias bengong)
Saat teacher sedang menjelaskan sesuatu, beberapa anak terlihat ‘bengong’…
Teacher: Coba semuanya dengarkan dulu…kalo mau bengong, nanti selesai penjelasan ini, kakak beri waktu untuk bengong sejenak.
Selesai penjelasan, teacher menepati janjinya, ‘Ok, sekarang diberi waktu 5 menit untuk daydreaming’
Anak-anak: Kak, 3 menit aja!
Teacher : Boleh, 3 menit, tapi kalau daydreaming itu tidak ribut, tidak bersuara!
Anak-anak semua diam. Reno, Yoda dan Putra mulai tiduran. Teacher mengingatkan, ‘tidak ketiduran…coba kita menghayal dan selesai 3 menit, yang mau cerita boleh!
Anak-anak memperhatikan sand clock…beberapa terlihat tidak sabar...ternyata 3 menit lama juga ya!
Selesai 3 menit…
Yodha: Kak, aku menghayal pesawat ada turbo chargernya
Najwa: aku pura-pura ke angkasa, ambil bintang. Aku bawa turun dan disimpan. Kalau aku mau berharap baru diambil.
Teacher: Harapan Najwa saat ini apa?
Najwa: Aku ingin kue
Anak-anak yang lain: Kak, ngga menghayal apa-apa!
Ternyata bengong atau daydreaming kalau disengaja tidak mudah ya! Mungkinkah pertanda kita terlalu banyak melatih otak kiri anak?!
(c more @ www.saraswatipreschool.blogspot.com)
Teacher: Coba semuanya dengarkan dulu…kalo mau bengong, nanti selesai penjelasan ini, kakak beri waktu untuk bengong sejenak.
Selesai penjelasan, teacher menepati janjinya, ‘Ok, sekarang diberi waktu 5 menit untuk daydreaming’
Anak-anak: Kak, 3 menit aja!
Teacher : Boleh, 3 menit, tapi kalau daydreaming itu tidak ribut, tidak bersuara!
Anak-anak semua diam. Reno, Yoda dan Putra mulai tiduran. Teacher mengingatkan, ‘tidak ketiduran…coba kita menghayal dan selesai 3 menit, yang mau cerita boleh!
Anak-anak memperhatikan sand clock…beberapa terlihat tidak sabar...ternyata 3 menit lama juga ya!
Selesai 3 menit…
Yodha: Kak, aku menghayal pesawat ada turbo chargernya
Najwa: aku pura-pura ke angkasa, ambil bintang. Aku bawa turun dan disimpan. Kalau aku mau berharap baru diambil.
Teacher: Harapan Najwa saat ini apa?
Najwa: Aku ingin kue
Anak-anak yang lain: Kak, ngga menghayal apa-apa!
Ternyata bengong atau daydreaming kalau disengaja tidak mudah ya! Mungkinkah pertanda kita terlalu banyak melatih otak kiri anak?!
(c more @ www.saraswatipreschool.blogspot.com)
Coraline - kenapa aku nggak boleh nonton?
When a 4 year old gives all logical explanations to watch a movie we don’t think is appropriate for her…..
Fay: Kak, kenapa sih aku nggak boleh nonton ‘Coraline’?
Teacher: O..Coraline. iya sebaiknya Fay tidak nonton film itu karena banyak kekerasan terhadap anak kecil. Kekerasan seperti anak yang dikunci di dalam ruangan.
Fay: Tapi, kan itu cuma film
Teacher: Iya, tapi kalau film itu membuat kita merasa tidak nyaman, untuk apa kita tonton?
Fay: Kak, aku nggak takut koq nonton film Coraline!
Teacher berpikir apa lagi yang bisa dikatakan untuk convince Fay…
Teacher: Kalo ada film yang lebih baik, kenapa nggak Fay nonton film yang itu saja?
Popo (mendengar conversation antara Fay dan teacher) : Iya, Fay..nonton ‘Tom and Jerry’ aja!
Teacher: Wah…Tom and Jerry juga banyak kekerasan ya ..mereka saling memukul!
Fay: Film ikan duyung! (sambil memperagakan gerakan ikan duyung dengan kedua kakinya).
Popo: Ikan duyung kan nggak ada kakinya, tapi ada sirip!
….. mungkin ada baiknya kita research dulu ide dasar dari film, pesan yang ingin disampaikan ….adakah sesuatu yang positif dan sesuai dengan nilai-nilai kita? Jika ya, baru kita membuat judgement apakah si kecil cukup matang untuk memproses pesan-pesan tsb..yang pasti si kecil harus ditemani saat menonton film-film seperti ini. Tapi jika kita sendiri merasa tidak comfort, ya alihkan saja perhatiannya ke film lain.
(C more @saraswatipreschool.blogspot.com)
Fay: Kak, kenapa sih aku nggak boleh nonton ‘Coraline’?
Teacher: O..Coraline. iya sebaiknya Fay tidak nonton film itu karena banyak kekerasan terhadap anak kecil. Kekerasan seperti anak yang dikunci di dalam ruangan.
Fay: Tapi, kan itu cuma film
Teacher: Iya, tapi kalau film itu membuat kita merasa tidak nyaman, untuk apa kita tonton?
Fay: Kak, aku nggak takut koq nonton film Coraline!
Teacher berpikir apa lagi yang bisa dikatakan untuk convince Fay…
Teacher: Kalo ada film yang lebih baik, kenapa nggak Fay nonton film yang itu saja?
Popo (mendengar conversation antara Fay dan teacher) : Iya, Fay..nonton ‘Tom and Jerry’ aja!
Teacher: Wah…Tom and Jerry juga banyak kekerasan ya ..mereka saling memukul!
Fay: Film ikan duyung! (sambil memperagakan gerakan ikan duyung dengan kedua kakinya).
Popo: Ikan duyung kan nggak ada kakinya, tapi ada sirip!
….. mungkin ada baiknya kita research dulu ide dasar dari film, pesan yang ingin disampaikan ….adakah sesuatu yang positif dan sesuai dengan nilai-nilai kita? Jika ya, baru kita membuat judgement apakah si kecil cukup matang untuk memproses pesan-pesan tsb..yang pasti si kecil harus ditemani saat menonton film-film seperti ini. Tapi jika kita sendiri merasa tidak comfort, ya alihkan saja perhatiannya ke film lain.
(C more @saraswatipreschool.blogspot.com)
Friday, September 24, 2010
Delightful Challenge
That sure was a looong holiday!…Happy Idul Fitri to those celebrating and mohon maaf lahir batin… Mohon maaf also for the long break from updating our blog..By the way, school has started and the children are back. We have a new friend in TK, and lots of stories about how the children spent their holidays. This week’s delightful challenge is putting the children (15 active four and five year olds) in 2 groups for a competitive game of ‘answer the questions’ based on a story read earlier. After a very long holiday, that was definitely a challenge!
“Ok, let’s divide the class into 2 groups and name your group. Let’s see…Ghia, Yodha, Tiana…..in group 1; Raga, Mirza, Hasbi, Najwa….in group 2”
Chaos ensued.
“ aku sama Ghia”; “Aku sama Yodha”; “ Aku sama Raga” the children shouted excitedly, each one hanging on to their closest friend. “Hmmm…wasn’t going to be easy.”
“ Alright then, all girls in group 1 and all boys in Group 2” It took a while for the girls and boys to gather in 2 groups.
“Ok, girls, decide on a name for your group. Boys, decide on a name for your group”
Another chaos ensued as the children again broke up into pairs and chose a name for themselves.
“ aku sama Najwa dolphin; aku dinosaur; aku snake; kalau kadal apa bahasa Inggrisnya?;” and on it went.
After some explaining that each group should have only one name representing the whole group and agreed to by everyone, the girls immediately bundled up together and quickly decided on the name ‘dolphin’; In the meantime the boys were still struggling.
“Boys, you have 5 or 6 names here, let’s vote – the name with more votes will be your group name” Whew! that worked and the boys finally had a group name.
Then it was on to the next challenge - getting 15 children not to shout out the answers at the top of their voices all at the same time, er sometimes a little bit too close to the ears..but to follow the rules of the game. Indeed, we are definitely back and having fun again!
“Ok, let’s divide the class into 2 groups and name your group. Let’s see…Ghia, Yodha, Tiana…..in group 1; Raga, Mirza, Hasbi, Najwa….in group 2”
Chaos ensued.
“ aku sama Ghia”; “Aku sama Yodha”; “ Aku sama Raga” the children shouted excitedly, each one hanging on to their closest friend. “Hmmm…wasn’t going to be easy.”
“ Alright then, all girls in group 1 and all boys in Group 2” It took a while for the girls and boys to gather in 2 groups.
“Ok, girls, decide on a name for your group. Boys, decide on a name for your group”
Another chaos ensued as the children again broke up into pairs and chose a name for themselves.
“ aku sama Najwa dolphin; aku dinosaur; aku snake; kalau kadal apa bahasa Inggrisnya?;” and on it went.
After some explaining that each group should have only one name representing the whole group and agreed to by everyone, the girls immediately bundled up together and quickly decided on the name ‘dolphin’; In the meantime the boys were still struggling.
“Boys, you have 5 or 6 names here, let’s vote – the name with more votes will be your group name” Whew! that worked and the boys finally had a group name.
Then it was on to the next challenge - getting 15 children not to shout out the answers at the top of their voices all at the same time, er sometimes a little bit too close to the ears..but to follow the rules of the game. Indeed, we are definitely back and having fun again!
Saturday, August 14, 2010
Stres Persiapan Masuk SD
Kelompok TKB sedang mengerjakan soal-soal sebagai persiapan masuk SD. Teacher berkeliling membimbing masing-masing anak satu per satu. (Sudah ciri khas Saraswati bahwa walaupun anak-anak berada dalam 1 kelompok, belum tentu semuanya mengerjakan yang sama). Reno berteriak,’Kak, yang ini bagaimana?’
Teacher: Reno kerjakan saja dulu, tadi kan kakak sudah beritahu. sebentar lagi kakak ke kamu, ini kakak sedang bantu teman kamu dulu.
Reno: aku mau pindah sekolah aja!
Reno: sekolah sana kan hanya warnain aja, ngga harus belajar nulis!
Raga: Sekolah sana kan kamu bilang banyak PRnya!
Putra: Kalo belajar juga bisa koq seperti aku!
Yoda: Biarin, pindah aja!
Teacher: Reno kerjakan saja dulu, tadi kan kakak sudah beritahu. sebentar lagi kakak ke kamu, ini kakak sedang bantu teman kamu dulu.
Reno: aku mau pindah sekolah aja!
Reno: sekolah sana kan hanya warnain aja, ngga harus belajar nulis!
Raga: Sekolah sana kan kamu bilang banyak PRnya!
Putra: Kalo belajar juga bisa koq seperti aku!
Yoda: Biarin, pindah aja!
Aku Suka yang Putih
Saat mengerjakan matematika dalam kelompok kecil,
Raga: Kak, aku nggak suka lagi sama Najwa (Raga pernah perhatian sama Najwa- lihat cerita blog yang lalu)
Teacher: Kenapa nggak suka?
Raga: Kan, aku suka yang putih
Teacher: Berarti kamu ngga suka sama kakak dong, kakak kulitnya hitam!
Raga: Bukan seperti itu! Aku suka sama Kakak!
Teacher: Tapi kan kakak kulitnya hitam, katanya kamu nggak suka lagi sama yang hitam!
Raga: Ngga seperti itu, kak!
Teacher: Terus kamu suka sama siapa?
Raga: Sama Feli
Teacherr: O tapi kan Feli sudah di SD sekarang
Raga: Iya, kan boleh suka aja!
Teacher: O, Iya boleh boleh aja sih!
Najwa: Kak, kata Papa aku minum susu yang banyak supaya putih bersih
Teacher: Najwa, lihat kakak-kakak, kulitnya hitam tapi manis kan! Kamu pun manis dan cantik. Tidak apa kulitnya hitam!
Yoda: Kak, aku suka sama semua!
Raga: Kak, aku nggak suka lagi sama Najwa (Raga pernah perhatian sama Najwa- lihat cerita blog yang lalu)
Teacher: Kenapa nggak suka?
Raga: Kan, aku suka yang putih
Teacher: Berarti kamu ngga suka sama kakak dong, kakak kulitnya hitam!
Raga: Bukan seperti itu! Aku suka sama Kakak!
Teacher: Tapi kan kakak kulitnya hitam, katanya kamu nggak suka lagi sama yang hitam!
Raga: Ngga seperti itu, kak!
Teacher: Terus kamu suka sama siapa?
Raga: Sama Feli
Teacherr: O tapi kan Feli sudah di SD sekarang
Raga: Iya, kan boleh suka aja!
Teacher: O, Iya boleh boleh aja sih!
Najwa: Kak, kata Papa aku minum susu yang banyak supaya putih bersih
Teacher: Najwa, lihat kakak-kakak, kulitnya hitam tapi manis kan! Kamu pun manis dan cantik. Tidak apa kulitnya hitam!
Yoda: Kak, aku suka sama semua!
Durian Kecil dan Sri yang Kaya
Anak-anak sedang bermain pagi hari. Yoda, raga, putra dan Reno, sudah lelah bermain bola. 4 sekawan ini kemudian bergegas mencari keong di semak-semak yang mengelilingi pohon srikaya, yang sedang berbuah. Salah satu diantara mereka nyeletuk ‘ Kak, ini buah apa, durian kecil ya?’
Teacher: Bukan durian kecil, tapi srikaya
Anak1 : Wah…Sri yang kaya, ya (semua tertawa)
Anak 2 : Bisa dimakan, Kak? Seperti apa rasanya, Kak?
Teacher: Bisa dimakan kalau sudah matang. Rasanya manis.
Anak3: Kalo gitu kita petik aja, Kak
Teacher: Kakak ngga tahu yang mana yang sudah matang, coba kita Tanya mba Sarti
Mba Sarti (yang sedang memperhatikan mereka, dengan suara yang medok): Belum…jangan dipetik belum matang, nanti 2 hari lagi!
Teacher: Ya, nanti 2 hari lagi kalau sudah matang, kita minta mba Sarti petik supaya bisa kita makan saat snack time.
Anak-anak kemudian lanjut mencari keongnya. Putra dan Raga sering mengumpulkan keong dan ada beberapa yang sudah mereka bawa pulang. Pagi itu, Raga dan Putra sharing mengenai keong peliharaan mereka
Raga pada Putra: Putra, tadi pagi ke sekolah, keong kamu lagi ngapain?
Putra: Tadi masih tidur!
Raga: Keong aku tadi sudah bangun!
2 hari kemudian, mba Sarti tidak lupa dengan janjinya dan beberapa buah srikaya sudah disiapkan saat snack time. Saat Yoda meremas salah satu dari buah tersebut, terlihat daging buah berwarna putih.
Yoda: Kak, yang ini sudah matang..lihat ini putihnya!
Teacher: Iya, sini kakak bagi supaya semuanya bisa merasakan buah srikaya
Putra: Aku geli, nggak mau!
Raga: Aku juga nggak mau! Reno juga tidak suka!
Hanya Yoda yang suka…wah, nikmat sekali manis buahnya menurut Yoda.
Teacher: Bukan durian kecil, tapi srikaya
Anak1 : Wah…Sri yang kaya, ya (semua tertawa)
Anak 2 : Bisa dimakan, Kak? Seperti apa rasanya, Kak?
Teacher: Bisa dimakan kalau sudah matang. Rasanya manis.
Anak3: Kalo gitu kita petik aja, Kak
Teacher: Kakak ngga tahu yang mana yang sudah matang, coba kita Tanya mba Sarti
Mba Sarti (yang sedang memperhatikan mereka, dengan suara yang medok): Belum…jangan dipetik belum matang, nanti 2 hari lagi!
Teacher: Ya, nanti 2 hari lagi kalau sudah matang, kita minta mba Sarti petik supaya bisa kita makan saat snack time.
Anak-anak kemudian lanjut mencari keongnya. Putra dan Raga sering mengumpulkan keong dan ada beberapa yang sudah mereka bawa pulang. Pagi itu, Raga dan Putra sharing mengenai keong peliharaan mereka
Raga pada Putra: Putra, tadi pagi ke sekolah, keong kamu lagi ngapain?
Putra: Tadi masih tidur!
Raga: Keong aku tadi sudah bangun!
2 hari kemudian, mba Sarti tidak lupa dengan janjinya dan beberapa buah srikaya sudah disiapkan saat snack time. Saat Yoda meremas salah satu dari buah tersebut, terlihat daging buah berwarna putih.
Yoda: Kak, yang ini sudah matang..lihat ini putihnya!
Teacher: Iya, sini kakak bagi supaya semuanya bisa merasakan buah srikaya
Putra: Aku geli, nggak mau!
Raga: Aku juga nggak mau! Reno juga tidak suka!
Hanya Yoda yang suka…wah, nikmat sekali manis buahnya menurut Yoda.
Subscribe to:
Posts (Atom)