Thursday, June 12, 2014

Graduation is here...



Graduation is here..Let's celebrate together this saturday, 14th June 2014 at Lubana Sengkol. Lots of fun and thrills await - children's drama, songs and dances, family treasure hunt, Fun games for Moms & Dads, outbound, and 'Reptile education (see them up close)'...

CITA-CITAKU: ekspresi kreatif anak-anak Saraswati

Proyek Gedung Ir.Apta
 Ini Insinyur Sipil Apta. Ir. Apta sedang membangun gedung apartemen 14 lantai. Proyek gedung sudah hampir selesai tapi belum ada batu bata dan catnya. Catnya warna merah. Ir. Apta cepat-cepat ke toko bangunan untuk membeli batu bata dan cat. Tukangnya ada 10 orang. Mereka segera bekerja pasang kaca jendela.
-The End-








Drg. Zahra
Ini dokter gigi Zahra. Pasiennya ada 2 anak.
Giginya anak-anak keropos karena sering makan permen. Drg.Zahra memeriksa dan mengobati gigi anak-anak Anak-anak happy - tidak kesakitan lagi. -The End-







Proyek Gedung Ir. Nayla
Ini Insinyur Sipil Nayla. Ir. Nayla sedang bekerja membangun gedung 5 lantai. Ada asap putih dari lantai 4. Ternyata asap itu adalah debu bangunan. Nama proyek gedungnya RAROPI. Gedungnya sudah selesai dibangun. Orangnya ada 10, lagi kerja tapi sudah selesai. -The End-

Drg.Raissa

Ini dokter gigi Raissa. Pasiennya ada 3 orang anak-anak. Gigi anak-anak itu bolong, 3 gigi yang bolong. Aduuuh Sakiiit! Drg. Raissa memeriksa dan mengobati gigi anak-anak. Anak-anak senang. -The End-

Saturday, May 3, 2014

PARENTS' DAY melibatkan orang tua dalam kegiatan anak di sekolah

Parents' Day adalah salah satu upaya Saraswati Preschool untuk melibatkan orang tua dalam kegiatan anak di sekolah. Parents' Day dilakukan 1x per semester, biasanya pada hari Sabtu agar lebih banyak orang tua yang bisa berpartisipasi. Nah, saat Parents' Day, orang tua yang memimpin berbagai kegiatan untuk anak-anak, sesuai dengan unit lesson yang sedang berjalan. Para teachers cukup di belakang layar saja.

Unit lesson selama semester ini adalah mengenai 'Indonesia tercinta'. Anak-anak sudah hafal betul nama pulau-pulau besar di Indonesia. Mereka juga sempat melakukan kunjungan ke Taman Mini. Anak-anak juga sudah hafal beberapa ciri khas daerah, termasuk berbagai lagu dan tarian daerah. Tinggal mencari kostum untuk penampilan saat Parents' Day! Anak-anak sangat antusias karena bunda n ayah juga ikut pakai kostum, dan ada aktifitas membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk bali. Orang tua juga sudah mempersiapkan aneka masakan daerah. Wow! semakin luas pengalaman and pengetahuan anak-anak mengenai Indonesia.

Moms&Dads, Grandmas&Grandpas
all join in the competition
(making a toy car from pomelo rind)

'Papa, jangan begitu bikinnya
seperti ini aja'
  




And the winners are...
Seruuu! Ayah, Bunda, Eyang, semuanya ikut lomba membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk. Siapa yang menang? Tergantung penilaian juri Nini Aka dan Bu Raka...

Best costume goes to...

Story telling by Bu Ratmi
yummy traditional snacks!
traditional songs and dances

Saraswati Family..where are the Dads?
Not enough space for the Dads...
Kemitraan orang tua - sekolah banyak sekali manfaatnya, diantaranya:
1. Anak-anak semakin antusias mengikuti kegiatan di sekolah. Hasil riset menyatakan bahwa prestasi anak di sekolah semakin meningkat, secara sosial-emosional, anak juga semakin percaya diri, disiplin, dan memiliki cita-cita dan harapan yang tinggi (http://www.education.com/reference/article/benefits-parent-involvement-research/)
2 Orang tua jadi lebih tahu apa saja kegiatan anak-anak di sekolah, dengan demikian orang tua bisa mendukung pembelajaran anak-anak di rumah
3. hubungan antara orang tua dan guru yang lebih baik, saling pengertian, dan saling respek.

untuk selanjutnya bisa dibaca di link berikut:

http://www.education.com/reference/article/benefits-parent-involvement-research/




Monday, April 7, 2014

Yuk, kita buat kerang dari bubur kertas..

Beberapa saat yang lalu, saat teachers mengajak anak-anak membuat bubur kertas, anak-anak punya ide yang lebih baik, yaitu membuat kliping dari gambar-gambar yang digunting dari Koran. Tapi kali ini, anak-anak antusias merobek kertas Koran.

Apta: Mau bikin apa, Kak?
Teacher: Kita mau bikin bubur kertas.
Rayn: huh..? bubur kertas?
Al: bubur..bisa dimakan dong!
Teacher: bubur kertas tidak bisa dimakan, nanti kita bentuk pakai cetakan kerang ini ya..
Teacher: Yuk, bantu kakak rendem kertas korannya lalu diremas, ya, seperti ini..
Anak-anak dengan senang hati membantu teacher.
Teacher: Nah, sekarang kita mau saring bubur kertasnya..Lihat ya apa yang terjadi..
Zahra: Koq ada saringan nasi? Mau dimasak ya, kak?
Teacher: Ini untuk saring buburnya..lihat airnya keluar…Nah, sekarang tinggal dimasukkan ke cetakan..
Anak-anak: Aku mau, aku mau….
Selesai dimasukkan ke cetakan, anak-anak menyimpannya di teras supaya kering..

Keesokan hari, tiba waktunya untuk melihat hasilnya. Anak-anak boleh mengecat hasil cetakannya.

Al (dengan wajah yang heran): Ini dari koran kemarin, kak?
Teacher: Iya, dari bubur kertas yang kita buat kemarin, Al. Sekarang tinggal di cat ya...


Dari Papua ke Kalimantan n Sumatera

Setelah membahas Papua, topik kelas bulan Maret adalah Kalimantan..Wah, anak-anak semangat memperhatikan gambar-gambar yang menarik yang sudah disiapkan di komputer ..ada bekantan, burung enggang, ada aneka warna duren, ada gambar orang suku dayak, dan gambar alam khas Kalimantan.

Darren: Wah, itu seperti di Dufan! (saat melihat gambar becantan)
Rayn: Durennya ada yang warna merah!
Al: Wah, orangnya banyak tato! (saat melihat gambar orang dari suku Dayak)
Sasa: Ini kan burung enggang (saat melihat gambar burung di buku).
Candra: Ular! (saat melihat gambar sungai Mahakam)

Dari Kalimanta, yuk kita terbang ke pulau Sumatera…yang paling diingat oleh anak-anak mengenai ciri khas pulau Sumatera adalah Gajah yang bermain sepak bola, Jam gadang. Danau Toba, dan harimau Sumatera.

Areal geografi di Saraswati dilengkapi dengan aneka pernak pernik sesuai khas daerah seperti miniatur rumah tradisional, kain tradisional, puzzle peta, dan kartu mencocokkan ala Montessori, didukung oleh gambar powerpoint di komputer yang dapat diakses oleh anak-anak. Dengan aktifitas yang bersifat multi-sensorial seperti ini, informasi diserap dengan baik oleh anak-anak seperti saat Zahra bepergian dengan orang tuanya..

Zahra: Ibu, itu kaya rumah honai yang di Papua (saat melihat kafe dengan atap jerami dipinggir jalan kearah Lippo ).
Saat melihat restoran padang, Zahra berseru, ‘Rumah Gadang!’


Monday, March 17, 2014

Teachable Moments...

This morning the children were riding their little cars and motorcycles in the front yard, when they all suddenly stopped. For a while there was quiet. Hmm… what could the children be up to? It turned out to be a 5 cm colorful caterpillar crawling on the cemented lawn. Teacher took this wonderful opportunity to get the kids to discuss about caterpillars.

Teacher: kira-kira mau kemana ya ulatnya? (where do you think the caterpillar is going?)
Zara : mau cari makan (looking for food)
Candra: mau makan daun (its going to eat the leaf – referring to the dried leaves scattered on the lawn
Apta: Ngga, dia ga bisa makan daun kering. Dia cari daun yang lembut. (No, it can’t eat dried leaves. It’s looking for fresh soft leaf)
Teacher: Coba lihat ada warna apa saja? (What colors do you see on its body?)
Children: Red, yellow, black, green
Teacher: Yes, lots of pretty colors. It’s going to be a beautiful butterfly!
Zara: Lihat! ulatnya ke rumput.. (Look, it’s crawling away to the grass)

All the children watched the caterpillar crawl away to the grass. Just then, the children’s attention drifted to Rayn who had just arrived. They called out to him excitedly and asked him to come quick to see the caterpillar. Suddenly, they couldn’t find it anymore! The children looked but it was gone!

Apta: Nanti kita cari lagi ya pasti dia sudah jadi kepompong! (We’ll find it later, it must have become a cocoon)
Teacher: Besok kita baca mengenai ulat, mau? (Well, do you all want to read more about caterpillars in class?). It was a unanimous 'Yes' from the children.