Monday, October 12, 2015

Pendekatan saintifik ala Kurikulum 2013 PAUD

Kurikulum 2013 PAUD menekankan pada pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik (ilmiah) dalam pemberian rangsangan pendidikan.

Secara sekilas, pembelajaran dengan pendekatan saintifik diartikan  sebagai proses pembelajaran yang melibatkan anak untuk berperan secara aktif melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar, mencoba, menyimpulkan dan mengekspresikan/mengkomunikasikan.Tetapi jangan juga mengartikan pendekatan saintifik sebagai pembelajaran Sains saja. Apa pun kegiatannya, kita bisa menerapkan proses saintifik yang merangsang daya pikir anak, seperti pada kegiatan membuat boneka balon berikut:

http://pre-schoolplay.blogspot.co.id/2011/07/stress-ball-balloons.html


Simak uji coba kegiatan 'membuat boneka balon' dengan pendekatan saintifik bersama anak-anak TK Prima Sakinah di Bekasi, oktober 2015

Mengamati secara visual dan perabaan
Anak-anak pada dasarnya adalah ilmuwan alami dan mereka memiliki kemampuan berpikir dan bertindak secara saintifik. Tanpa disuruh anak-anak dengan sendirinya akan mengamati, menyentuh, mencicipi, memutar, mencoba, menanya dan berkomentar mengenai penemuan-penemuannya. Guru  mendorong proses mengamati dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan terbuka seperti:
- Benda apa saja yang anak-anak lihat disini? (mengamati secara detail)
- Kira-kira apa yang akan kita buat? (prediksi) 


Menanya


Guru memberikan anak-anak kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya. Dialog terjadi diantara anak-anak maupun antara guru dan anak. Saat dialog inilah, penalaran anak terlatih.
Anak: Ini corong kan untuk isi bensin. (asosiasi penggunaan corong dalam konteks yang berbeda)
Guru: Kenapa ya kita menggunakan corong? Kalau tidak pakai corong bisa tidak butiran styrofoam ini masuk ke dalam balon?



Mencoba

Antusias sekali! Anak-anak mencoba memasukkan butiran styrofoam ke dalam balon menggunakan teknologi sederhana seperti corong dan sendok.
Wah! ternyata ada masalah saat memasukkan butiran styrofoam... 'macet, bu, nggak bisa turun'
Guru: Coba, kalau disodok dengan sumpit ini bisa nggak (guru mencontohkan)



Balon sudah selesai diisi, tinggal diberi mata, hidung dan mulut, pasang sumpitnya dan jadilah boneka balon. Siap untuk berperan di panggung boneka balon.

Nah, begitulah kira-kira proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Ceklist apakah kegiatan diatas sudah memenuhi kriteria kurikulum 2013...
1. pembelajaran dalam konteks bermain.....YA
2. Ada pengetahuan untuk anak      ............YA
3. Ketrampilan anak terlatih          ..............YA
4. Sikap anak terlatih                      ..............YA
5. Berpikir Saintifik                        ..............YA

Semoga artikel ini berguna untuk sesama pendidik dan orang tua. Terima kasih Bu Prima dan guru-guru di TK Prima Sakinah untuk berpartisipasi dalam uji-coba.
Salam, Shoba Dewey.